x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Komisi II DPR RI: Rakyat Wajib Jaga Stabilitas Politik

Avatar bukti.id

Pemilu

Jakarta, bukti.id – Masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, kebebasan, dan kenyamanan jelang Pemilu 2024. Sebab, ketiga hal tersebut merupakan parameter dalam menjaga stabilitas politik Tanah Air. Imbauan tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin, dalam sebuah kesempatan.

"Karena ini adalah tahun politik, maka semua pihak menurut saya mencoba mengendalikan tiga parameter berada di dalam keadaan yang seimbang, yakni keamanan terjaga; kebebasan tidak terdistorsi, tidak terancam; dan kenyamanan bisa didapatkan siapa pun," kata Yanuar kepada jurnalis, belum lama ini.

Yanuar menyebut, faktor-faktor yang mendorong terganggunya stabilitas politik itu bisa datang dari mana saja. Sebab, banyak hal tak terduga yang bisa terjadi di tahun politik menjelang Pemilu 2024.

"Contoh misalnya, ketika satu kelompok, satu individu merasa terancam kebebasannya oleh kelompok lain, kalau individu lain karena dianggap berbeda pandangan, berbeda pendapat, berbeda haluan maka ini adalah potensi terjadinya ketidakbebasan," jelas politisi Fraksi PKB itu.

Selain itu, Yanuar menyebut gangguan stabilitas politik bisa datang dari kebijakan yang dikeluarkan lembaga-lembaga negara yang bersinggungan langsung dengan wilayah politik. "Stabilitas terganggu atau stabilitas terpelihara, antara lain karena ada ilustrasi kebijakan yang tidak kompatibel dengan situasi atau keadaan," ucap Yanuar.

Jika hal tersebut terus dipaksakan, lanjut dia, maka terjadi turbulensi yang akan berpotensi mengganggu stabilitas. Bahkan keadaan bisa semakin memburuk apabila tidak terkendali dalam waktu yang lebih lama. Untuk itu, dia mengajak segenap elemen masyarakat untuk menahan diri serta memberikan kebebasan bagi siapapun memperoleh kesempatan yang sama.

"Menahan diri itu artinya berjalanlah pada rel yang sudah kita sepakati bersama. Itu satu. Kemudian yang kedua, berikanlah kebebasan kepada siapa pun untuk tumbuh dan berkembang, baik menjadi calon atau ikut mendorong calon, beri saja kebebasan," terang Yanuar.

Dia optimis bila parameter stabilitas politik itu terpelihara, maka Indonesia dapat melalui tahun politik yang bak musim pancaroba itu, dengan keadaan jauh lebih baik lagi ke depannya.

"Siapapun presidennya, NKRI harga mati, siapapun presidennya Pancasila tetap harus kita pertahankan," tandas dia. (hea)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 19 Jul 2026 08:34 WIB | Peristiwa

Tokoh Penggerak UMKM Ari Prabowo Berjanji Sinergikan Pariwisata dan UMKM

Jadi Ketum GEMI, Ari berjanji sinergikan pariwisata dan UMKM. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 11:42 WIB | Peristiwa

Sah. Ari Prabowo Terpilih Jadi Ketum MANTRA periode 2026–2031

Munas I MANTRA sepakat memilih Ari Prabowo sebagai Ketum MANTRA periode 2026-2031. ...
Sabtu, 18 Jul 2026 08:08 WIB | Peristiwa

MANTRA Gelar Munas I di Surabaya. Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi

Munas I Mantra momen penting bagi pekerja konstruksi Indonesia. ...
Jumat, 17 Jul 2026 05:10 WIB | Peristiwa

Urai Kemacetan Gedangan. Sidoarjo Bakal Miliki Flyover di Lokasi ini

Urai kemacetan di Gedangan, Pemkab Sidoarjo bakal bangun flyover. ...
Jumat, 17 Jul 2026 04:05 WIB | Hukum

Beli Solar Subsidi Ber-barcode Kerjasama Operator SPBU, Hendrik Setiawan dan Rudi Agus Jalani Sidang

Sidang perkara pembelian BBM solar subsidi, majelis hakim pertanyakan status operator SPBU. ...
Kamis, 16 Jul 2026 05:10 WIB | Hukum

Buat Transaksi Keuangan Fiktif SD Kristen Cita Hati Pakuwon, Goli Korlita Jadi Terdakwa

Merekayasa transaksi fiktif, Goli Korlita jadi terdakwa di PN Surabaya. ...