x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Biar Nggak Macet, Overpass Sepande Sidoarjo Harus Dua Jalur

Avatar bukti.id

Wakil Rakyat

DPR RI Desak Ada Percepatan

Sidoarjo – Sebagai jalur penghubung utama antara wilayah pedesaan dan pusat kota Sidoarjo, di overpass jalur alternatif Desa Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, setiap hari tak terlepas dari kemacetan, terutama saat jam pergi-pulang sekolah dan kerja.

Sangat beralasan jika anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS) memberi perhatian khusus atas problem tersebut. Bahkan dia mendesak agar pembangunan flyover tersebut segera ditingkatkan menjadi dua jalur. Kemacetan terjadi karena padatnya kendaraan dan sempitnya jalan yang hanya bisa dilalui satu mobil dalam satu waktu.

"Saya sudah meminta kepada Kementerian PUPR dan Jasamarga agar overpass di Desa Sepande bisa dibangun satu jalur lagi. Agar flyover ini bisa menjadi dua jalur," ujar BHS di sela meninjau lokasi, Selasa (5/8/2025).

Dirinya juga mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Direktur Utama Jasamarga melalui video call, dan meminta agar proyek ini menjadi prioritas mengingat tingginya keluhan dari masyarakat.

"Alhamdulillah, Dirut Jasamarga sudah menyetujui untuk segera dibangun dua jembatan. Masyarakat sering mengeluh karena kemacetan di sini bisa mencapai lebih dari satu kilometer," aku dia.

Politisi Partai Gerindra ini menargetkan pembangunan tambahan jalur bisa dimulai dalam tiga bulan ke depan.

"Semua kementrian terkait sudah saya hubungi untuk mempercepat realisasi pembangunan nya. Dan Insyaallah dalam waktu tiga bulan kedapan sudah akan dilaksanakan," tandas dia.

Merespon sikap BHS, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara mengakui, overpass jalur alternatif Sepande tersebut merupakan salah satu titik paling padat di kawasan kota.

"Waktu jam berangkat dan pulang kerja atau sekolah memang sangat padat. Saat ini kami hanya bisa mengatur lalu lintas dengan pemasangan traffic light, karena lebar jembatannya belum memungkinkan untuk dua arah sekaligus," ucap Benny.

Keterbatasan personel di lapangan, sebut Benny, membuat pengaturan lalu lintas hanya bisa mengandalkan lampu otomatis, yang terus diupayakan berfungsi maksimal setiap hari.

"Karena personel kami terbatas, jadi saya maksimalkan pengaturan lalin dengan lampu TL itu. Itu upaya yang bisa kami lakukan," ungkap Benny. (knis-kwan)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...