x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Inilah yang Hambat Pembangunan SDM Indonesia

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Menko Pratikno: Ada tiga isu utama

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyoroti tiga isu utama yang masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan manusia, yakni stunting, tuberkulosis (TB), dan penyakit zoonosis.

Pratikno menjelaskan, persoalan-persoalan tersebut tidak bisa ditangani secara sektoral, melainkan membutuhkan kerja sama lintas bidang dan berbasis data yang akurat.

“Karena itu, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat penanganan isu kesehatan masyarakat melalui pendekatan One Health, yaitu sinergi antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan alam,” ujar Pratikno, di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Pratikno bilang,“Hampir 1 dari 5 anak Indonesia adalah stunting, ini masalah kita bersama. Kedua, juga TB, kita kontributor kedua terbesar di dunia setelah India, dan ini perlu dilakukan penanganan yang sangat cepat,”.

Selain dua persoalan tersebut, Pratikno juga menyoroti ancaman penyakit zoonosis yang berasal dari hewan dan berpotensi menular ke manusia. Dia menekankan pentingnya kewaspadaan semua pihak terhadap penyakit yang ditularkan hewan, sehingga pencegahannya harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Kita masih menghadapi penyakit-penyakit zoonosis yang disebabkan akibat hewan, terutama di Indonesia adalah rabies. Selain itu kita juga potensi penyakit-penyakit seperti flu, malaria, dan demam berdarah yang juga dipicu oleh hewan,” jelas dia.

Dikatakan, seluruh upaya kesehatan masyarakat perlu berpijak pada pendekatan One Health yang menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan alam secara menyeluruh.

“Karena itu pentingnya kesehatan manusia ditangani dengan menangani kesehatan hewan dan juga kesehatan alam yang disebut dengan One Health,” pesan dia.

Pratikno menilai pendekatan ini menegaskan peran sentral para ahli kesehatan masyarakat yang memiliki pandangan luas, tidak semata-mata klinis atau medis, tetapi juga mencakup aspek sosial, perilaku manusia, gaya hidup, hingga aspek lingkungan.

“Inilah peran sentral dari para ahli kesehatan masyarakat, yang pendekatannya tidak hanya klinis-medis, tetapi juga sosial, gaya hidup, dan seterusnya, termasuk kesehatan hewan dan kesehatan alam,” tambah dia.

Terakhir, Menko PMK mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan menghapus ego sektoral dalam pelaksanaan kebijakan kesehatan nasional. Dirinya mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk tidak bersikap silo, jangan ego sektoral. Perlu integrasi data, dan koordinasi yang harus semakin intensif. Kebijakannya lebih presisi, intervensinya lebih presisi. (pras)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 18 Okt 2026 13:30 WIB | Peristiwa

BRIN Dorong Energi Terbarukan agar Kualitas Hasil Panen dan Tangkapan Ikan Optimal

BRIN dorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung proses pascapanen di sektor perkebunan dan perikanan. ...
Minggu, 18 Okt 2026 10:25 WIB | Peristiwa

Pelatihan Jurnalistik Batch#3. Kolab GMNI Surabaya Raya dan RLD Asah Nalar Kritis Berbasis Fakta

Pelatihan Jurnalistik Batch #3 kolaborasi DPC GMNI Surabaya Raya dan Rumah Literasi Digital di The Alana Hotel. ...
Minggu, 18 Okt 2026 08:15 WIB | Hukum

Kasus Korupsi Bupati Klaten. KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Rp934 Juta

Drama lanjutan OTT di Klaten, penyidik KPK sita sebuah tong biru yang berisi uang Rp934 juta. Uang hasil korupsi? ...
Minggu, 18 Okt 2026 07:42 WIB | Ekonomi

Warga Jawa Timur Tak Perlu Cemas Soal BBM. Wagub Emil Pastikan Stok Aman

Wagub Emil: stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ...
Minggu, 18 Okt 2026 05:10 WIB | Ekonomi

Pemkab Lamongan Yakin, 2026 Produksi Padi Melimpah

Pada 2026, Pemkab Lamongan yakin mampu menghasilkan produksi padi melampaui capaian tahun sebelumnya, mencapai sekitar 1,335 juta ton. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...