x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Harga Gula Naik Terus, DPR Pertanyakan Kinerja Kemendag

Avatar bukti.id

Wakil Rakyat

Jakarta, bukti – Melonjaknya harga gula pasir yang tak kunjung, diperparah kondisi harga di pasaran yang masih jauh di atas harga eceran yang ditetapkan pemerintah, sebesar Rp12.500 per kilogram. Membuat geram anggota DPR RI Mufti AN Anam.

Bahkan, politisi yang duduk di Komisi VI ini, menanyakan kinerja Kementerian Perdagangan, khususnya Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri.

”Kementerian Perdagangan, khususnya Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, bagaimana ini kerjanya? Harga kok enggak turun-turun? Bahkan kemarin-kemarin awet Rp17.500 per kilogram. Ini memberatkan masyarakat,” ujar Mufti di Jakarta, Minggu (17/5/2020).

Bukan sekedar menerima laporan, politisi PDI Perjuangan ini bahkan turun sendiri ke lapangan, mengecek ke berbagai pasar tradisional, seperti di daerah pemilihannya Pasuruan dan Probolinggo. ”Harga gula pasir masih tembus kisaran Rp16.500 per kilogram dan di pasar modern Rp15.000 per kilogram,” cetus wakil rakyat dari Dapil II Jawa Timur itu.

Sementara, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, per 16 Mei 2020 itu, menyebut jika harga gula pasir memang masih tinggi.

Di Jawa Timur, rata-rata harga gula pasir tembus Rp16.350 per kilogram untuk pasar tradisional atau sekitar 30 persen lebih tinggi dari harga acuan tingkat konsumen. Di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan sejumlah provinsi lain, kata dia, bahkan tembus Rp17.000 per kilogram.

”Kita bisa hitung berapa keuntungan yang diambil oleh para pemain gula, justru di saat masyarakat kesulitan ekonomi,” ujar pria kelahiran Banyuwangi ini.

Sosok yang pernah menjadi Wakil Ketua Eks-Import Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim itu, menyoroti dua penyebab gula terus membubung tinggi sejak awal tahun. Pertama, tiadanya analisis manajemen stok yang baik dari Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mempunyai tugas stabilisasi harga barang kebutuhan pokok.

”Akibat analisis stok yang tidak cermat, pemegang kebijakan lamban mencari solusi. Saat stok tidak ada, baru bingung. Harga sudah kelewat naik, baru lakukan langkah A, B, C, termasuk impor. Hal yang sama juga terjadi pada komoditas bawang,” papar dia.

Dia menyebut momentum impor Kemendag terlambat, sekaligus menunjukkan minimnya kemampuan analisis manajemen stok, termasuk semestinya sejak awal tahun sudah mendeteksi perubahan peta perdagangan internasional setelah wabah COVID-19 muncul di China.

"Mengapa terlambat dan menunjukkan minimnya analisis manajemen stok? Pertama, harga telanjur naik lama sekali. Kedua, akhir Mei-Juni ini pabrik gula mulai giling tebu petani, yang artinya pasokan gula akan lancar," urai dia.

Polisi yang masih menjabat Ketua Bpd Hipmi Jawa Timur ini, mengingatkan agar impor gula yang bakal masuk skala besar ke Indonesia pada Mei dan Juni melalui BUMN benar-benar diawasi.

"Impor yang menumpuk mendekati musim giling tebu petani harus diawasi agar tidak membuat harga gula petani jatuh, karena ini berbarengan dengan giling pada puluhan pabrik gula. Kapan datangnya, di mana pelabuhannya, untuk memenuhi pasar mana saja ini harus jelas,” papar Mufti.

Faktor kedua harga gula tinggi, imbuh Mufti, adalah lemahnya pengawasan distribusi gula pasir.

"Impor gula sudah mulai dilakukan, gula rafinasi juga direalokasi untuk pasar konsumsi, tapi kenapa harga di pasar masih tinggi? Itu jadi bukti lemahnya pengawasan distribusi bahan pokok. Ini siapa yang bermain di rantai distribusinya? Kenapa Kemendag diam?," tukas Mufti melempar tanya. (ihs)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...