x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Jateng Moncer, Sukses Raih Penghargaan Nasional Data Keluarga Terbaik

Avatar bukti.id

Peristiwa

Semarang – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, mengapresiasi dan menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) atas prestasi bidang kualitas data keluarga terbaik nasional.

Jateng menempati posisi ketiga dalam ajang yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Menteri Wihaji bilang pemutakhiran nasional telah menjangkau 74 juta keluarga. Persentasenya setara 84,1 persen dari estimasi nasional 88 juta keluarga.

“Data ini menjadi pandu arah pembangunan keluarga Indonesia. Semua institusi diminta menjadikannya dasar keputusan strategis,” ujar Wihaji saat acara.

Penghargaan diserahkan Wihaji kepada Wakil Gubernur Taj Yasin. Prosesi berlangsung dalam Diseminasi Nasional Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 di Auditorium Kemendukbangga, Rabu(26/11/2025).

Atas capaian tersebut Taj Yasin bersuka cita dan menyebut, jika kekuatan data menjadi landasan membaca kondisi keluarga secara nyata. Informasi mencakup kelompok rentan, keluarga berencana, dan struktur penduduk di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah kita terbaik dalam kecepatan waktu penyajian datanya. Pendataan ini nantinya akan digabung dengan pendataan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional(DTSEN),” kata Taj Yasin.

Berdasarkan catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jateng, terdapat 10,9 juta keluarga masuk data pemutakhiran nasional. Basis data itu menjadi pijakan intervensi sosial dan pembangunan daerah.

Sebanyak 132.170 keluarga tercatat memiliki anak di bawah dua tahun (baduta) dan 1,16 juta kategori balita. Sedangkan pasangan usia subur mencapai 5,42 juta dan lansia 5,13 juta jiwa.

Ditegaskan, data itu akan diintervensi melalui berbagai program, di antaranya Kecamatan Berdaya, Posyandu SPM, PAUD, PKK, hingga penanggulangan kemiskinan.

“Data-data keluarga ini yang menjadi acuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menentukan kebijakan-kebijakan bagaimana ke depannya,” tutup dia. (kwan-harie)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...