x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Kemendes Tegaskan, Penerimaan BLT Dana Desa Sebelum 24 Mei

Avatar bukti.id

Ekonomi

Jakarta, bukti – Diperkirakan, sebelum perayaan Idul Fitri atau Lebaran, masyarakat dapat mengantongi bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Ini setelah ada kepastian dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), yang menyebut BLT Dana Desa segera disalurkan kepada masyarakat sebelum 24 Mei mendatang.

“Ketentuan tersebut tercantum dalam Instruksi Menteri Desa PDTT Nomor 1 Tahun 2020 tentang Percepatan Penyaluran BLT Dana Desa. Intruksi itu mempermudah prosedur kepala desa menyerahkan BLT sebelum 24 Mei," ujar Wakil Menteri Desa PDTT, Budi Arie Setiadi di Jakarta, Minggu (17/5/2020).

Budi menyatakan sejumlah daerah sudah menyampaikan komitmen untuk merealisasikan ketetapan tersebut. Dicontohkan, Provinsi Jawa Timur berjanji akan menyelesaikan 100 persen penyaluran BTL Dana Desa pada Rabu pekan depan.

"Lalu, Kabupaten Trenggalek sudah 100 persen BLT Dana Desa terdistribusi ke desa-desa," imbuhnya.

Dalam ketentuan itu, kata Budi, pemerintah melakukan penyederhanaan prosedur pendaftaran. Ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait percepatan penyaluran BLT Dana Desa.

Selain mengatur penyaluran, poin dalam Instruksi Menteri itu juga menyebutkan, bahwa desa dapat langsung menyalurkan BLT Dana Desa tanpa menunggu pengesahan, apabila penyerahan data keluarga penerima manfaat (KPM) kepada bupati atau walikota melebihi lima hari.

Artinya, jika musyawarah desa sudah memutuskan sasaran KPM, lalu menyerahkan data tersebut kepada pemerintah kabupaten (pemkab), namun tak kunjung menerima jawaban selama lima hari, maka dianggap berlalu sehingga perangkat desa bisa langsung menyalurkan dana tersebut kepada KPM.

Meski begitu, data KPM tetap melalui musyawarah desa. Budi mengakui proses sebelumnya cenderung lambat lantaran terkendala proses verifikasi di tingkat kabupaten atau kota.

"Kemarin-kemarin agak lambat karena, saya tidak mau menyalahkan satu dua pihak, musyawarah desa sudah memutuskan siapa penerima BLT, lalu dibawa ke kabupaten, pemerintah kabupaten (pemkab). Nah di sini rada (agak) lama prosesnya, karena ada verifikasi dan lain-lain," jelasnya.

Untuk diketahui, instruksi itu ditandatangani oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar pada 15 Mei lalu. Data Kemendes PDTT mengungkapkan baru 1,1 juta masyarakat yang menerima BLT Dana Desa. Masyarakat tersebut tersebar di 11 ribu desa dari 74.953 desa. (hare)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...