x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Sektor Pendidikan di Papua Jadi Alarm Keras di Indonesia

Avatar bukti.id

Komisi DPR

Disana, ada 700 ribu anak putus sekolah

Jakarta – Dilaporkan setidaknya 700.000 anak putus sekolah di Tanah Papua. Komisi Komisi X DPR RI sontak memberi perhatian khusus atas laporan tersebut.

Karena itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati menyikapi laporan tersebut sebagai alarm keras atas kegagalan sistemik dalam pemenuhan hak pendidikan yang selama ini terabaikan. Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai angka semata, melainkan potret nyata krisis pendidikan yang harus segera ditangani negara.

Bahkan, Kurniasih meminta laporan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, berdasarkan informasi dari Bupati Manokwari itu, segera diverifikasi secara faktual agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Validitas data menjadi kunci utama sebelum pemerintah mengambil langkah kebijakan dan penganggaran. Mendengar angka 700.000 anak-anak kita di Papua tidak bersekolah, hati saya sangat teriris. Mereka adalah pemilik masa depan bangsa, namun hak konstitusionalnya terabaikan. Kita harus segera mengecek data yang valid dan melakukan langkah cepat penanganan,” ujar Kurniasih dalam keterangan resminya, Senin (22/12/2025).

Kurniasih menilai persoalan putus sekolah di Papua berakar pada ketidaksinkronan data yang cukup parah. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) dan perkembangan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), masih terlihat disparitas signifikan Angka Partisipasi Murni (APM) antara wilayah perkotaan dan daerah pegunungan. Keterbatasan jaringan internet serta minimnya operator sekolah kerap membuat ribuan anak tidak terdaftar dalam sistem pendidikan nasional, sehingga kehilangan akses terhadap berbagai bantuan pendidikan, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Kurniasih bilang,“Harus ada validasi fisik di lapangan dengan melibatkan tokoh adat dan gereja. Kita membutuhkan data yang jujur agar intervensi anggaran benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai anggaran besar habis untuk urusan administratif, sementara anaknya justru tidak bersekolah,”.

Selain persoalan data, Kurniasih juga menyoroti tantangan geografis Papua yang ekstrem sebagai faktor utama ketimpangan akses pendidikan. Menurutnya, jarak tempuh yang jauh, keterbatasan transportasi, serta kondisi alam yang berat membuat banyak anak kesulitan menjangkau sekolah. Untuk itu, Kurniasih menawarkan penguatan sekolah berpola asrama atau boarding school sebagai salah satu solusi yang lebih realistis dalam menjawab tantangan tersebut.

Selain itu, Kurniasih juga menekankan pentingnya jaminan keamanan dan kesejahteraan bagi para guru yang bertugas di wilayah rawan. Kurniasih menilai mustahil menurunkan angka putus sekolah jika tenaga pendidik masih merasa terancam dalam menjalankan tugasnya di daerah konflik dan terpencil.

“Negara tidak boleh absen. Kita memiliki utang sejarah untuk memastikan anak-anak Papua mendapatkan kualitas pendidikan yang setara dengan anak-anak di Pulau Jawa. Pendidikan adalah kunci utama untuk menghadirkan perdamaian dan kesejahteraan yang berkelanjutan di Tanah Papua,” pungkas politisi Fraksi PKS itu. (hari)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Minggu, 23 Agu 2026 18:10 WIB | Peristiwa

Gempita HUT Kemerdekaan ke-81 RI di RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo

Warga RW 16 Perum Sidokare Asri Sidoarjo peringati HUT Kemerdekaan ke-81 RI dengan kegiatan sarat makna. ...
Minggu, 23 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Puluhan Jurnalis Adu Strategi agar Lawan Kalah Telak

ORADO Jatim gelar Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:15 WIB | Ekonomi

Pemerintah Bakal Manjakan Perempuan Prasejahtera

Pemerintah bakal terbitkan pedoman pelaksanaan kredit perempuan prasejahtera dengan suku bunga flat sebesar 8 persen/tahun ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:05 WIB | Peristiwa

Karnaval Kemerdekaan 2026. BRIN Pamer Inovasi Antariksa hingga Energi Lewat

BRIN turut meriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam acara “Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara". ...
Selasa, 18 Agu 2026 13:15 WIB | Peristiwa

Disdukcapil Surabaya Bakal Tertibkan Penghuni Kos Pakai Sistem Pelaporan

Disdukcapil Kota Surabaya siapkan sistem informasi untuk mendata dan melaporkan penghuni rumah kos. ...
Selasa, 18 Agu 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Perempuan dan Anak

Polresta Sidoarjo dapat kado istimewa dari Pemkab Sidoarjo saat HUT ke-81 Republik Indonesia. ...