Asa Bupati Subandi. TPST Jadi Solusi Sampah di Sidoarjo
Lokasi TPST lain bakal disidak rutin
Sidoarjo – Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H, tanpa acara seremoni dan protokoler, Bupati Sidoarjo Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Sedati Gede di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur.
Tujuan sidak, jelas. Subandi yang didampingi hanya beberapa staf, menyoroti pentingnya pengelolaan sampah mandiri sebagai solusi berkelanjutan yang dapat direplikasi semua TPST.
Di lokasi ini, Subandi mengapresiasi manajemen TPST Sedati Gede yang dinilai mampu beroperasi secara mandiri tanpa membebani anggaran pemerintah daerah. Subandi bilang, model seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi persoalan sampah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Manajemennya bagus, yang luar biasa ini sudah bisa mandiri. Pegawainya 90 persen warga Sedati Gede. BPJS-nya sudah terpenuhi, gajinya sudah Rp3 juta. Ini luar biasa,” ujar dia, saat sidak Jumat (27/3/2026).
Ditambahkan, keberadaan TPST tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Tercatat, mayoritas pekerja berasal dari masyarakat lokal dengan sistem pengelolaan yang memperhatikan aspek kesejahteraan.
Bersih semuanya? Tidak juga. Buktinya, Subandi masih menemukan adanya tumpukan sampah yang belum terangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu lingkungan sekitar, terlebih karena lokasi TPST berdekatan dengan permukiman dan kawasan Bandara Internasional Juanda.
Melihat pemandangan yang tak sedap dipandang mata tersebut, Subandi sontak menginstruksikan langkah cepat, yakni pembersihan total dengan mendatangkan alat berat dan armada truk tambahan agar permasalahan dapat segera teratasi.
“Hari ini kita perintahkan clean-up, alat berat dan truk didatangkan. Minimal besok sudah selesai,” perintah dia.
Progres lanjutan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana melakukan sidak serupa di seluruh TPST serta mendorong desa-desa yang memiliki Tanah Kas Desa (TKD) untuk membangun pengelolaan sampah mandiri guna meningkatkan pendapatan desa dan mengurangi pengangguran. (knis-kwan)
Editor : heddyawan