x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Mengulik Dana Indonesia Raya untuk Apa dan Siapa.

Avatar bukti.id

Pemerintahan

Difokuskan untuk pelindungan hingga pemanfaatan budaya. Apa benar?

Jakarta – Lagi, pemerintah menggelontor dana untuk rakyat. Nama kerennya, Dana Indonesia Raya. Dana manis legit ini dikhususkan untuk berbagai hal yang terkait bidang kebudayaan negeri ini. Semoga saja tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi pelaku seni budaya dan kaidah kebudayaan Tanah Air. 

Akhir pekan lalu, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan penyaluran Dana Indonesia Raya tidak didasarkan pada status atau kategori budaya tertentu. Program ini lebih menitikberatkan pada upaya pelindungan, pelestarian, pengembangan, serta pemanfaatan kebudayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Fadli bilan, aspek terpenting dalam program ini adalah kontribusi nyata terhadap publik, bukan sekadar pengakuan terhadap jenis budaya tertentu. 

“Yang utama adalah bagaimana kegiatan tersebut memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Fadli Zon dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Fadli menjelaskan, cakupan program tidak dibatasi hanya pada sepuluh objek pemajuan kebudayaan. Berbagai bentuk ekspresi budaya, mulai dari tradisi, seni pertunjukan, hingga aktivitas komunitas seperti sanggar, tetap memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan dukungan.

Proposal yang diajukan tidak dibatasi oleh faktor seperti lokasi atau kondisi budaya yang terancam punah. Penilaian justru difokuskan pada kualitas program serta dampaknya dalam memajukan kebudayaan.

Fadli juga memastikan proses seleksi dilakukan secara profesional oleh tim juri yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Langkah ini diambil untuk menjamin transparansi serta menjaga prinsip netralitas dalam penilaian.

Tercatat, pada 2024 terdapat sekitar 346 penerima manfaat, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 2.117 penerima dari sekitar 7.000 proposal yang masuk. 

“Ke depan, kami berharap jumlah penerima manfaat terus meningkat, mencakup lebih banyak komunitas, sanggar, dan pelaku budaya dari seluruh Indonesia,” tambah dia.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta, menyebutkan bahwa terdapat dua aspek utama dalam seleksi, yaitu kelengkapan administrasi dan substansi program. Keduanya harus menunjukkan dampak nyata terhadap masyarakat.

Program Dana Indonesia Raya merupakan pengembangan dari skema sebelumnya, yakni Dana Indonesiana. Transformasi ini tidak sekadar perubahan nama, tetapi juga mencerminkan penguatan tata kelola, perluasan jangkauan program, serta peningkatan kualitas layanan bagi para pelaku budaya.

Peluncuran program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi budaya di berbagai daerah. (awan)

Editor : heddyawan

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...