x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Gus Syaikhul Ingatkan Pentingnya Empat Pilar

Avatar bukti.id

Wakil Rakyat

Sidoarjo, bukti – Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi perhatian banyak pihak. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, RUU tersebut terus menjadi sorotan dari masyarakat. Salah satunya Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI Syaikhul Islam Ali.

Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digelar di GOR Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo tersebut, terlihat berbeda dengan sosialisasi sebelum-sebelumnya. Kali ini, Gus Syaikhul sapaan akrabnya, meminta kepada pihak pondok agar memberlakukan protokoler kesehatan pencegahan Covid-19. Sebab kegiatan itu dihadiri 175 orang dari perwakilan guru dan masyarakat.

Anggota DPR RI dari Dapil Surabaya-Sidoarjo ini, mengajak masyarakat untuk memahami dan memastikan kokohnya empat pilar kebangsaan, yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa empat pilar kebangsaan ini tetap kokoh menopang kehidupan berbangsa, dan bernegara di Republik yang kita cintai ini,” kata Gus Syaikhul, saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Sidoarjo, Selasa (16/6/2020).

Masyarakat, kata Syaikhul adalah komponen penting bagi keberlangsungan bangsa dan negara Indonesia. “Jika masyarakat bersama-sama menjaga 4 pilar kebangsaan, dari ideologi lain yang bertentangan, maka Indonesia akan jaya dan masyarakat dan sejahtera,” tuturnya.

Karenanya, lanjut Syaikul, jika negara sudah tidak disibukkan untuk memerangi ekstrimisme, maka negara akan fokus pada masyarakatnya. Untuk itu, empat pilar kebangsaan harus menjadi nilai dalam menjalani perilaku kehidupan sehari-hari.

“Sebagai warga negara Indonesia, sudah seharusnya nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Lebih jauh, Gus Syaikhul mengingatkan kepada para pendidik dan masyarakat agar generasi muda dibentengi empat pilar kebangsaan. Dengan begitu, mereka tidak mudah terpapar paham radikalisme dan terorisme.

"Kami menilai semua komponen bangsa, baik kalangan tua maupun para generasi muda wajib mengetahui empat pilar kebangsaan itu. Sekaligus memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," terang anggota Fraksi PKB DPR RI ini.

Bagi putra Pengasuh Pesantren Bumi Sholawat, Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo ini, terdapat beberapa peran dalam setiap empat pilar kebangsaan itu. Menurutnya, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai ketetapan MPR adalah konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan negara dalam menjaga NKRI itu.

"Keempat pilar itu, bisa menjadi dasar dalam menjaga toleransi dan keberagaman. Apalagi di Sidoarjo dan Surabaya memiliki warga yang beragam dan universal. Itu harus disyukuri sebagai karunia besar bagi bangsa ini," tegas Syaikhul.

Padahal, kata Syaikhul paham radikalisme dan terorisme itu banyak ditunggangi kepentingan dari berbagai pihak yang ingin memecah belah NKRI. Baginya yang perlu diwaspadai adalah kelompok yang tidak suka dengan keutuhan bangsa, berusaha memecah belah dengan membawa isu SARA lewat paham radikalisme dan terorisme itu.

"Karena para generasi muda ini harus menjalankan empat pilar kebangsaan. Agar upaya kelompok yang berupaya memecah belah antarumat beragama maupun antargolong tidak terealisasi," paparnya.

Bagi Gus Syaikhul agar tidak terjebak dalam jurang perpecahan akibat isu SARA, paham radikalisme dan terorisme setiap komponen bangsa harus dikuatkan pemahaman empat pilar kebangsaan itu. "Generasi muda harus memahami negara ini dibangun dengan keberagaman (bhinneka tunggal ika). Karena itu yang dikedepankan adalah kepentingan bangsa, bukan kepentingan golongan atau kelompok tertentu," pungkasnya. (aries)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...