Jarah Kotak Infaq Sejumlah Mushola
Lamongan, bukt.id – Harta, tahta, dan wanita. Ketiganya sering bikin orang gelap hati gelap mata. Tak pandang siapa. Bahkan, seorang penjaga konter sekalipun.
Adalah Rahmat Hidayat (30), asal Desa Kertosari, Kecamatan Ulumuji, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Dia nekat menjarah kotak infaq mushola di Lamongan, Jawa Timur demi menghidupi wanita penghibur. Tidak hanya itu. Ulah nekat itu juga didorong dari gaya hidup tidak sewajarnya.
Bekerjanya hanya penjaga konter. Tapi, Rahmat, pekerja rantau di Gresik itu ternyata tidak ngekos. Melainkan menginap di salah satu hotel.
“Tentu butuh uang banyak dan gajinya tidak cukup. Karena tuntutan, akhirnya nekat mencuri, “ tutur Kasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu, Jumat (6/8/2021).
Rahmat ditangkap saat beraksi di Mushola Al- Falaq Dusun Gagar Lor, Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Lamongan. Dia salat Ashar, setelah selesai tak kunjung pulang.
Apalagi melihat situasi mushola sepi, dia lantas mengambil obeng dari dalam jok motornya yang diparkir di depan mushola. Selanjutnya pelaku mencongkel kotak infaq dan mengambil uang yang ada di dalamnya.
‘Kebetulan saat beraksi ada warga yang melihat. Saat itu juga dilaporkan polisi yang sedang berpatroli,“ terang Iptu Estu.
Pelaku ditangkap dan langsung dibawa ke mapolsek bersama barang bukti uang sebanyak Rp1.346.400 dan motor Honda Beat nopol W 6851 AE serta obeng.
Saat ditangkap, polisi yang didampingi Pranoto, salah seorang pengurus mushola, mendapati tersangka bersembunyi di balik kelambu.
Ternyata tersangka sudah lima kali ini beraksi di Lamongan. Diantaranya, mushola belakang Plaza Lamongan, belakang diler Kawasaki, belakang Lapas dan belakang Terminal Lamongan.
“Bisa juga lebih, kita tunggu pengembangan pemeriksaannya. Tersangka dijerat Pasal 362 KUHP, ‘ tandasnya. (ron)
Editor : heddyawan