x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

Pedih... PPP dan PSI Tak Dapat Kursi DPR RI

Avatar heddyawan

Pemilu

Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tahun ini harus bersabar jika ingin masuk ke Gedung DPR RI. Karena secara nasional, perolehan suara mereka pada Pemilu 2024 masih dibawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen. Ini juga dialami delapan partai politik (parpol) lain peserta Pemilu 2024.

Berbeda dengan delapan parpol yang sukses mendapat kursi di DPR RI periode 2024-2029. Perolehan itu karena berhasil meraih suara di atas ambang batas 4 persen. Penetapan tersebut dibacakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI), Hasyim Asy'ari, pada Rapat Pleno Perolehan Suara Pemilu 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (20/3/2024) kemarin malam.

Penetapan ini juga tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024. Yakni tentang penetapan hasil pemilu presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dalam Pemilu 2024.

Detailnya, berikut rincian perolehan suara parpol di tingkat nasional yang mendapat kursi di DPR RI periode 2024-2029:

1. PDI Perjuangan (PDI P) sebanyak 25.387.279 suara atau 16,72 persen

2. Partai Golongan Karya (Golkar) sebanyak 23.208.654 suara atau 15,29 persen

3. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebanyak 20.071.708 suara atau 13,22 persen

4. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 16.115.655 atau 10,62 persen

5. Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebanyak 14.660.516 atau 9,66 persen

6. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 12.781.353 atau 8,42 persen

7. Partai Demokrat sebanyak 11.283.160 atau 7,43 persen

8. Partai Amanat Nasional (PAN) sebanyak 10.984.003 atau 7,24 persen

Sementara itu perolehan suara parpol di tingkat nasional yang gagal mendapat kursi di DPR RI periode 2024-2029:

1. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) peroleh 5.878.777 suara atau 3,87 persen

2. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan 4.260.169 suara atau 2,81 persen

3. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 1.955.154 suara atau 1,29 persen

4. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora Indonesia) 1.281.991 suara atau 0,84 persen

5. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 1.094.588 suara atau 0,72 persen

6. Partai Buruh 972.910 suara atau 0,64 persen

7. Partai Ummat 642.545 suara atau 0,42 persen

8. Partai Bulan Bintang (PBB) 484.486 suara atau 0,32 persen

9. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 406.883 suara atau hanya 0,27 persen

10. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dengan 326.800 suara atau 0,22 persen. (hea)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 17:55 WIB | Hukum

Eks Kepala BGN Jadi Tahanan Kejagung

Kejagung RI menahan eks Kepala dan dua Wakil Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 09:05 WIB | Hukum

Sejak Dini Hari, Penyidik Kejagung Geledah Kantor BGN

Kejagung geledah kantor pusat BGN, sehari setelah Dadang dicopot jadi Kepala BGN. ...
Rabu, 03 Jun 2026 08:34 WIB | Pemerintahan

Gonjang-Ganjing BGN. Presiden Prabowo Copot Dadan, Nanik Naik Tahta

Presiden Prabowo copot Dadan dari Kepala BGN dan diganti Nanik, di tengah sorotan tajam terhadap pelaksanaan Program MBG. ...
Rabu, 03 Jun 2026 06:10 WIB | Pemerintahan

Dadan Dicopot sebagai Kepala BGN. Mensesneg: untuk Pastikan Program MBG Berjalan Efektif

Presiden Prabowo Subianto lakukan pergantian pimpinan BGN sebagai upaya memastikan program prioritas nasional berjalan efektif. ...
Rabu, 03 Jun 2026 05:05 WIB | Hukum

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

KPK tahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan. ...
Selasa, 02 Jun 2026 20:20 WIB | Ekonomi

Juni ini Tiga Bansos Cair Lagi. Dari PKH hingga Kartu Sembako

Juni ini, Kemensos kembali salurkan berbagai program bansos dari PKH hingga Kartu Sembako. ...