x bukti.id skyscraper
x bukti.id skyscraper

KPU Jawa Tengah Hitung Ulang Anggaran Pilkada 2020

Avatar bukti.id

Pemilu

Semarang, Bukti - Pandemi Covid-19, memang berimbas pada semua hal, termasuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Apalagi jika Pilkada ini tetap terlaksana pada tahun ini, tentu harus ada protokol kesehatan yang harus berlaku pada pelaksanaannya. Hal ini pula yang jadi perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah dalam pelaksanaan Pilkada 2020.

KPU Jawa Tengah saat ini masih melakukan perhitungan ulang terkait kebutuhan anggaran penyelenggaraan Pilkada serentak di 2020. Mengingat kondisi pandemi saat ini, dibutuhkan adanya penyesuaian untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di Pilkada yang rencananya akan digelar di 21 kabupaten kota.

Ketua KPU Jawa Tengah Yulianto Sudrajat mengatakan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di 21 kabupaten kota yang akan menyelenggarakan Pilkada.

Menurut Yulianto kepada ayosemarang.com, pembahasan anggaran Pilkada di 21 Kabupaten dan Kota sudah selesai ditetapkan di Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) masing-masing daerah.

"Namun karena situasi pandemi virus Corona memaksa KPU dan pemerintah merevisi anggaran untuk menerapkan sejumlah protokol kesehatan Covid-19 di Pilkada serentak 2020," katanya.

Untuk pelaksanaan penyelenggaraan, pihaknya  juga akan menggandeng Gugus Tugas di masing-masing wilayah kabupaten/kota terkait protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). "Jadi di TPS harus tersedia hand sanitizer, penyelenggara dan pemilih harus memakai masker, ada alat pengukur suhu tubuh, physical distancing antara petugas KPU dengan pemilih," imbuhnya.

Pihaknya berharap, dalam waktu pemilihan nanti, masyatakat bisa mendatangi TPS untuk memberikan hak pilihnya. "Kami harapkan masyarakat tidak takut untuk datang ke TPS. Tentu juga harus menerapkan standart protokol kesehatan," ucapnya. (aries)

Editor : W Aries

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 19:10 WIB | Peristiwa

Dai Sejuta Mimbar. Kerja Bareng BRIN dan BPKH

BPKH dan BRIN 'lahirkan' Dai Sejuta Mimbar, yakni edukasi rencana haji dan dakwah pakai platform digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:10 WIB | Peristiwa

Awas, Jukir mBetik Bakal Disanksi. Pemkab Sidoarjo Seriusi Parkir DigitalĀ 

Oknum jukir nakal di Sidoarjo bakal disanksi, seiring penerapan parkir digital. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 14:42 WIB | Ekonomi

Petikemas Internasional TTL Melonjak 78,69 Persen, Tembus 389 Ribu TEUs

Arus petikemas internasional Terminal Teluk Lamong mencapai 389.682 TEUs hingga Agustus 2026, meningkat 78,69 persen secara tahunan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 08:48 WIB | Pendidikan

Unibraw dan BRIN Ubah Limbah Pertanian Jadi Produk Kimia Bernilai Tambah

UB dan BRIN kolab kembangkan limbah pertanian jadi produk kimia. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 06:40 WIB | Peristiwa

Terminal Teluk Lamong Surabaya Raih Prestasi Internasional

Dalam ajang GPF Awards 2026 Singapura, anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Terminal Teluk Lamong sukses meraih dua penghargaan. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 05:05 WIB | Peristiwa

Bunda Jelita, Tak Sekedar Berburu Tren. TP PKK Surabaya Bakal Dampingi Keluarga Bumil Hingga Lahiran

Pemkot dan TP PKK Surabaya dampingi keluarga Bumil hingga lahiran lewat Bunda Jelita. ...